Unsur- unsur pokok pembentuk bidang
Titik = Dimensinya
0 karena kita tidak dapat mengukurnya, tidak mempunyai satuan panjang atau
apapun.
Garis = Berdimensi
satu, karena kita dapat mengukur satuan panjangnya.
Bidang = mempunyai
panjang dan lebar, jadi berdimensi dua.
Titik
Sebuah Titik menandakan suatu
posisi di dalam ruang. Secara konseptual titik tidak mempunyai ukuran panjang,
lebar dan tinggi dan oleh karenanya bersifat statis, tidak mempunyai arah gerak
dan terpusat
Untuk menyatakan letak sebuah
titik di dalam ruang atau di luar ruang,
sebuah titik harus diproyeksikan menjadi sebuah unsur linier (seperti tiang,
obelisk atau menara).
Perpanjangan sebuah titik
membentuk sebuah garis. Berdasarkan konsepnya, sebuah garis mempunyai panjang
tetapi tidak mempunyai lebar dan tinggi.
Walaupun konsepsinya sebuah
garis hanya memiliki satu dimensi, agar dapat dilihat oleh mata garis harus
mempunyai tebal tertentu. Sesuatu akan terlihat garis bila unsur panjang lebih
dominan dibanding dengan tebalnya.
Bidang
Ciri-ciri permukaan suatu bidang
yakni warna dan tekstur akan mempengaruhi bobot visual dan stabilitasnya.
Sebuah garis yang diperpanjang
tidak menurut arah dari arah asalnya akan berubah menjadi sebuah bidang.
Berdasarkan konsepnya, sebuah bidang memiliki panjang dan lebar tetapi tidak
mempunyai tinggi.
Bidang-bidang di dalam
arsitektur menentukan bentuk dan ruang tiga dimensi.
Jenis-jenis umum bidang :
- Bidang Atas : dapat berupa bidang atap
- Bidang Samping : dapat berupa bidang dinding (vertikal)
- Bidang Dasar : dapat berupa bidang lantai


